Memuat isi artikel…
Identifikasi Kemampuan dan Kemauan Membayar Sewa Masyarakat Berpenghasilan Rendah Terhadap Rumah Susun Sederhana Sewa dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya
Memuat…
Abstract
Semakin terbatasnya lahan membuat harga lahan menjadi meningkat, terutama di pusat kota. Dengan keterbatasan lahan tersebut, pembangunan perumahan vertical merupakan alternative untuk dikembangkan karena lebih minim dalam penggunaan lahannya. Akan tetapi, rusunawa yang ditujukan untuk masyarakan berpenghasilan rendah, sering tidak tepat sasaran. Oleh karenanya, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat kemampuan dan kemauan membayar sewa masyarakat berpenghasilan rendah terhadap rusunawa dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan analisis statistic deskriptif dengan metode pengumpulan data kuesioner. Sementara untuk mengetahui hubungan antara karakteristik sosial ekonom terhadap kemampuan membayar dilakukan uji crosstab dengan analisis chi square. Hasil studi menunjukkan bahwa kemampuan membayar sewa berada pada kisaran Rp 304.000,00 "“ Rp 371.000,00 per bulan. Selain itu, faktor-faktor yang mempunyai keeratan dengan kemampuan membayar responden untuk membayar harga sewa Rusunawa Marunda adalah pendapatan keluarga per bulan, pendidikan, pekerjaan, dan akses ke tempat kerja. Kata Kunci: Rusunawa, kemampuan membayar, Marunda Increasingly limited land makes land prices increased, especially in the city center. With limited land, vertical housing development to be an alternative to be developed becauseit is minimal in the land use. However, Rusunawa intended for low-income people, often misses the point. Therefore, this study was conducted to identify the level of ability and willingness to pay for low income households to rent Rusunawa and the factors that influence. To achieve these objectives, this research is done bya descriptive statistical analysis with the questionnaire data collection methods. Meanwhile, to determine the relationship between the social characteristics of the ability of economists to pay test crosstab chi square analysis. The study shows that the ability to pay the rent is in the range of Rp 304,000.00 "“ Rp 371,000.00 per month. In addition, the factors that have a closeness with the ability to pay the respondent to pay the rent price in Rusunawa Marunda is family income per month, education, employment, and access to the workplace. Keywords: Rusunawa, ability to pay, Marunda
Research Intelligence
Data from OpenAlex ↗
Metrics
7
Citations
0.00
FWCIfield-weighted
31th
Percentilevs same year + field
Article
Work type
Open Access
Topics
Related Research
Citation Trend
1
2017
1
2018
1
2021
2
2022
2
2024
Citation Timeline
| Year | Citations |
|---|---|
| 2024 | 2 |
| 2022 | 2 |
| 2021 | 1 |
| 2018 | 1 |
| 2017 | 1 |
Semantic Profile AI-classified research signals
Core Domains
Institution Network
-
Perdana University
Muhammad Randy
References
- Altaf, A, Jamal dan Whittington. 1992. Willingness To Pay for Water in Rural Punjab- Pakistan, UNDP-World Bank Water and Sanitation Program. Washington DC, USA
- Cahyana, J., & Sudaryatmo. 2002. Rumahku Istanaku: Panduan Membeli Rumah Hunian. Jakarta: PT. Gramedia.
- Chi Man Hui, Eddie. 1999. Willingness To Pay For Better Housing in Hongkong: Theory and Evidence (Of Dweling Space). Urban Studies Vol. 36 no. 2, 289-304.
- Dinas Perumahan DKI Jakarta. 2011. Program Perencanaan, Pembangunan, dan
- Penghunian Rumah
- Dinas Perumahan DKI Jakarta. Pembangunan Rumah Susun Sederhana di DKI Jakarta Encarta English Dictionary. 2007. Infrastructure. Redmont, W.A: Microsoft.
- Hutagalung, Arie Sukanti, et.al/dkk. 1994. Kondominium dan Permasalahannya, Suatu Rangkuman Materi Perkuliahaan. Alips Proyect-FH. UI, Jakarta.
- Keare, D.H. & Parris, S.. 1982. Evaluation of Shelter Programs for the Urban Poor, Principal Findings". World Bank Staff Working Papers No.547, World Bank, Washington.
- Keputusan Menteri Negara Perumahan dan Permukiman No 10/KTPS/M/1999 Tentang Kebijakan dan Strategi Pembangunan Rumah Susun
- Komarudin. 1997. Menelusuri Pembangunan Perumahan dan Permukiman. Jakarta: Yayasan REI - PT. Rakasindo.
- Kuswartojo, Tjuk, 2005 Perumahan dan Pemukiman Indonesia. Bandung: ITB
- Miah, Md. Abdul Qader. 1990. An Affordability Dynamics Model for Slum Upgrading. Bangkok: Asian Institute of Technology
- Musgrave, Richard A. dan Piggi B. Musgrave. 1989. Public Finance in Theory And Practive, 3rd Edition. New York: Mc. Graw-Hill International Book.
- Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat No. 14 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa
- Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05 Tahun 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Susun Sederhana Bertingkat Tinggi
- Potter, Robert B., And Lloyd-Evans, S. 1998. The City in The Developing Word. Singapore: Longman.
- Turner, John F. C. 1972. Housing By People: Towards Autonomy in Building Environments. London: Marion Boyars Published Ltd.
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun pengganti Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1985 Tentang Rumah Susun
- Yudohusodo, Siswono, dkk. Rumah untuk Seluruh Rakyat. Jakarta. Bharakerta